Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Puluhan Siswa SDN 2 Cidadap Sukabumi Tumbang Akibat

2025-12-02 | 01:27 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-01T18:27:00Z
Ruang Iklan

Puluhan Siswa SDN 2 Cidadap Sukabumi Tumbang Akibat

Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, dilarikan ke Puskesmas Cidadap setelah mengalami gejala keracunan massal pada Senin, 1 Desember 2025. Insiden ini diduga kuat akibat konsumsi jajanan kerang yang dijual oleh pedagang keliling di sekitar lingkungan sekolah.

Peristiwa ini bermula tak lama setelah kegiatan upacara pagi. Saat waktu istirahat, sejumlah siswa membeli jajanan kerang, yang beberapa sumber menyebutnya sebagai kerang hijau atau kerang rebus, dari seorang pedagang. Sekitar pukul 08.30 WIB hingga 09.00 WIB, saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, beberapa anak mulai mengeluhkan gejala seperti mual, muntah, pusing, keringat dingin, sesak napas, bahkan ada yang pingsan.

Menurut Lina, salah seorang guru di SDN 2 Cidadap, kejadian berlangsung cepat dan membuat pihak sekolah terkejut. Awalnya, hanya lima siswa kelas 6 yang mengeluh, namun jumlahnya terus bertambah. Kepala Puskesmas Cidadap, Aden Aulia Rahman, menyebutkan bahwa 25 siswa telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Cidadap dengan gejala mual, pusing, dan muntah. Dokter Agil dari Puskesmas Cidadap juga mengonfirmasi penanganan awal terhadap 25 siswa, meskipun jumlah tersebut belum final karena kekhawatiran masih ada siswa lain yang belum dibawa ke puskesmas. Sementara itu, Camat Cidadap, Azwar Fauzi Abd Mufti, menyebutkan sebanyak 30 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan dan dievakuasi ke puskesmas.

Para siswa yang dirawat mendapatkan penanganan awal berupa pemasangan infus dan pemberian obat-obatan. Dari total siswa yang dirawat, sepuluh di antaranya memerlukan penanganan lebih intensif dan diinfus. Berita baiknya, hingga sore hari, seluruh siswa yang sempat dirawat telah menjalani penanganan medis dan dipastikan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing setelah kondisinya membaik.

Kapolsek Sagaranten, AKP A. Suryana B., memastikan pihaknya telah mengambil langkah cepat bersama unsur Forkopimcam Cidadap untuk menindaklanjuti dugaan keracunan tersebut. Salah satunya adalah mengamankan sampel jajanan kerang hijau untuk pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan. Pihak berwenang juga tengah menelusuri keberadaan pedagang kerang keliling yang dilaporkan bukan warga setempat, melainkan berasal dari wilayah Baros, untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pihak Puskesmas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan, terutama jajanan di lingkungan sekolah. Sekolah sempat menghentikan sementara distribusi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun program tersebut kemudian dilanjutkan pada waktu istirahat.